IBX5AB36EC20370D

Tangisan Perajin Tenun NTT Karyanya Tampil di Paris Fashion Week

Liputan6.com/Pool/Julie S Laiskodat
Liputan6.com, Jakarta Tenun NTT dari Indonesia menyatu dengan kemegahan Le Grand Intercontinental Hotel Paris dalam pekan mode bergengsi dunia Paris Fashion Week, 3 Maret 2018. Lewat 18 busana berpotongan coat, tenun NTT dari tiga kabupaten, Rote, Alor, Sabu merepresentasikan budaya Indonesia, dengan tema Women Empowerment.

Tema tersebut mengantarkan tenun NTT dari brand lokal LeViCo milik Julie S Laiskodat dengan dua desainer in-house Yurita Puji dan Defrico Audy melenggang di Paris Fashion Week. Ya, cerita di balik empowerment membuat tenun NTT mendapat undangan tanpa mendaftar.

"Awalnya saya ingin berbuat sesuatu untuk NTT. Akhirnya saya membuat kelompok perajin di setiap desa yang memantau ketersediaan benang yang jadi modal utama. Kalau kosong pembeli, bisa langsung jual ke saya dan saya taruh di butik LeViCo Jakarta. Agar dapur mereka bisa terus ngebul," lanjut ibu 3 anak ini.

Maka saat karya para perajin dari 3 kabupaten melihat karyanya dipakai model internasional, rasa haru pun tak terbendung lagi. Julie pun merasa usahanya selama lima tahun membuahkan hasil.
"Para perajin sampai nangis terharu. Apalagi dipakai orang bule. Itu semua tenunan mereka, enggak kebayang rasanya," lanjutnya.

Tidak ada komentar